Sekitar tiga tahun lalu kita dipertemukan di sebuah rungan kecil yang biasa disebut kelas. Hari-hari awal yang berat membuat kita saling mengenal karakter diri kita dan orang2 di sebelah kita.
"Papi" ya Papi orangnya, orang yang membut kita harus merasa satu jika tak mau kegagalan menimpa kita.
Jika kalian ingat bretapa kita kesulitan menghadapi orang2 yang terus berusaha membuka jalan kita menuju kesuksesan. Ya, jika kalian adalah salah satu bagian dari d'dasiat kalin pasti akan tersenyum bila teringat masa itu dan mensyukuri hari ini.
Mungkin, kita memang ditakdirkan Tuhan untuk menjadi SAUDARA. ya... saudara.... yang lahir bukan dari rahim yang sama melainkan lahir dari hati yang tak berbeda.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar